Cianjur. Empat hari menjelang hari  raya Iedul Fitri 1438 H, kesibukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Cianjur terlihat mulai meningkat. Hal ini tentu sebagai konsekuensi dari permintaan daging sapi yang meningkat sangat drastis  menjelang hari raya Iedul Fitri tahun ini. Pemotongan sapi menjelang hari raya Iedul Fitri ini bahkan melonjak sampai lima kali lipat dari pemotongan ternak pada hari biasa.

Sebagai salah satu UPTD Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Cianjur yang memiliki tupoksi pelayanan pemotongan ternak, RPH Cianjur tentu sudah mempersiapkan hal ini beberapa bulan sebelumnya. Menurut Kepala RPh Cianjur, Drh. Kharisudin, beberapa persiapan yang telah dilaksanakan antara lain persiapan kandang untuk menampung sapi sebelum dipotong, persiapan peralatan pemotongan, dan sumberdaya manusianya (pemotong). Lebih lanjut, Drh. Kharisudin menjelaskan pihaknya juga fokus melaksanakan pemantauan ternak sebelum dipotong (Ante Mortem) dan setelah di potong (Post Mortem), hal ini untuk menjamin bahwa sapi-sapi yang dipotong di RPH Cianjur bebas penyakit hewan menular (Zoonosis) seperti Anthrax, Penyakit Mulut Kuku dan Brucellosis. Dengan adanya pemantauan ini diharapkan daging yang beredar dipasar sudah memenuhi kriteria Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).bs