AYO STERIL KUCING MU….
Sterilisasi merupakan tindakan pengangkatan testis pada kucing jantan serta pengangkatan ovarium dan rahim pada kucing betina. Tindakan steril pada kucing masih jarang dilakukan di Indonesia dengan alasan ‘kasihan’ dan takut mengambil hak mereka untuk bereproduksi. Tapi, tahu nggak kalau sterilisasi bisa mendatangkan banyak manfaat? Dikutip: https://www.idntimes.com › jannah-yuniar.

1. Sterilisasi bikin kucing hidup lebih sehat dan lebih lama.
2. Kucing jantan suka berantem? Steril solusinya!. 3. Selamat tinggal pada air seni kucing yang ditinggalkan di setiap penjuru rumah!. 4. Mengurangi risiko kaburnya kucing kamu.

Ketika kucing betina mengalami heat, instingnya menyuruhnya untuk segera menemukan pasangan. Ketika kamu membuka pintu, kucing kamu akan mencoba untuk kabur sehingga ia dapat menemukan pasangannya. Baik kucing jantan maupun kucing betina dapat mengalami hal ini karena dorongan dari hormon. Dengan steril, kucing kamu bakal betah tinggal di rumah.

5. Dan yang paling utama, sterilisasi mengurangi populasi kucing liar yang telantar.

Dengan steril, populasi kucing akan terkendali dan tidak akan banyak ditemukan kucing liar yang telantar. Meskipun anak kucing yang kamu pelihara nantinya akan kamu rawat, ada baiknya mendahulukan memelihara kucing liar. Jika tidak mampu mengurus kucing liar yang masih sakit, kamu bisa datang ke shelter untuk mengadopsi kucing liar yang sudah sehat dan sudah disteril tentunya.

6. MENEKAN PENYEBARAN PENYAKIT RABIES YANG SALAH SATU NYA MENYERANG KUCING.

Rabies tak hanya menular lewat anjing, tapi juga hewan mamalia lain seperti kucing.
Rabies merupakan penyakit zoonosis yang umumnya menyerang populasi hewan liar, seperti kelelawar, anjing, kucing, rakun, dan rubah. Kucing yang tidak divaksin dan dibiarkan berkeliaran bebas punya risiko tinggi terinfeksi rabies.

@drh.fidaprawita